PKS BATAM
Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Bulan Depan, PKS Tentukan Sikap: Koalisi atau Oposisi

Written By pks batam on Sabtu, 12 April 2014 | 3:08 PM

PKS BATAM -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  belum menentukan sikap untuk berkoalisi atau oposisi. PKS menunggu hitung manual versi KPU (real count) terkait Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

"Bulan Mei, harus evaluasi pemilu dan penetapan koalisi atau tidak koalisi," kata Juru Bicara PKS, Mardani Ali Sera, dalam diskusi politik bertajuk 'Tiki-taka Koalisi' di Warung Daun, Cikini Raya, Menteng, Jakarta, Sabtu, (12/4/2014).

Meski demikian, PKS akan membuka diri berkoalisi dengan partai manapun. PKS memprioritaskan koalisi dengan partai sesasama berbasis Islam. Bila tidak, maka PKS memilih berkoalisi dengan partai nasionalis religius atau nasionalis.

Koalisi, kata Mardani, terjadi bila nilai dan efektivitas pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Namun PKS juga mempertimbangkan menjadi oposisi untuk memantau efektivitas pemerintahan.

"Kalau oposisi bisa pemerintahan efektif, why not," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, menilai PKS dapat berkoalisi dengan Partai Golkar. Menurutnya, soliditas kader tanpa pamrih bekerja menjadi daya tawar tinggi yang dimiliki PKS.

"Untungnya (bagi Golkar), PKS mestinya solid. Golkar membutuhkan serangan darat," jelas Qodari. [metrotvnews.com]

Ssttt, Anis Matta Tiba-tiba Hampiri Massa PDIP, Kenapa?

Written By pks batam on Minggu, 06 April 2014 | 7:00 AM

Ada pemandangan menarik saat Anis Matta beserta rombongan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hendak menuju lokasi kampanye di Salatiga dari Solo, Jawa Tengah (Jateng) Sabtu (5/4). Siang itu, rombongan Anis mengendarai Bus bergegas menuju Boyolali usai berkampanye di GOR Manahan Solo.

Namun, ketika melintasi Jl. Solo-Semarang tepatnya di Teras Boyolali, rombongan tertahan kemacetan. Ketika itu, Bus PKS sulit melaju karena ruas jalan dipenuhi simpatisan PDI Perjuangan yang di saat bersamaan tengah menuju lokasi kampanye mereka di Teras, Boyolali.

Ketegangan sangat terasa karena seketika Bus PKS yang juga mengangkut rombongan jurnalis berada di tengah-tengah lautan simpatisan PDIP. Dikelilingi deru motor dari simpatisan PDIP Bus PKS tak bisa melaju. Patwal polisi yang mengiringi pun tak banyak membantu.

Namun di tengah situasi yang tak pasti, Anis turun dari dalam bus. Tentunya itu mengagetkan seluruh rombongan. Tak disangka, Anis malah disambut oleh simpatisan PDIP yang ternyata mengetahui siapa dirinya.
Silaturahmi dadakan di pinggir jalan pun terjadi, kecemasan yang awalnya dirasakan tidak terwujud.

Anis dan ribuan simpatisan PDIP malah larut dalam saling sapa. "Assalammualaikum, kita mau ke Salatiga ini, sehat semua," sapa Anis di lokasi.

Massa PDI P membalas dengan hormat. Mereka mengatakan, selain PDIP di Solo dan Boyolali, nama PKS juga dikenal termasuk Anis Matta. "Maaf pak kita bikin macet, damai bersama," ujar sosok yang mewakili para simpatisan PDIP, Purnomo.

Senyum di bibir Anis semakin melebar mana kala massa PDIP menyerukan namanya dan Joko Widodo (Jokowi). Uniknya, simpatisan menyerukan nama Anis dulu baru kemudian nama Jokowi. Sepuluh menit berlalu, ketika kemacetan mulai terurai Anis lantas naik ke dalam bus. Massa PDIP lalu melambaikan tangan mereka sebagai lambang perpisahan. [ROL]

Anis Matta: Nek Presidene dudu wong Solo, masalah 'ra?

Presiden PKS Anis Matta berkampanye di Solo, Jawa Tengah. Kedatangan Anis disambut oleh para Punakawan (Semar, Gareng, Petruk, Bagong) dan diantar menuju lokasi kampanye menggunakan kereta kuda.

Capres Pemira PKS ini kemudian berorasi di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2014). Anis kemudian bertanya memakai Bahasa Jawa kepada sekitar 4.000 simpatisan yang memadati gedung itu.

"Nik presidene dudu wong Jowo, ono masalah 'ra (kalau presidennya bukan orang Jawa, ada masalah tidak)?," tanya pria Bugis ini.

"Ora popo (tidak apa-apa)," jawab para simpatisan dan kader serempak.

"Nik presidene dudu wong Solo, masalah nggak?" tanya Anis lagi.

"Ora popo," jawab simpatisan.

"Nik presidene dudu Satrio Piningit, masalah nggak?" tanya Anis ketiga kalinya.

"Ora popo," jawab simpatisan bergemuruh.

Anis juga berujar bahwa dirinya bukan orang Jawa, namun akan berjuang atas nama Indonesia. Saat ini dibutuhkan pemimpin yang bisa menginspirasi secara keseluruhan, seperti pemain sepakbola Lionel Messi dalam tim sepak bola asal Spanyol, Barcelona.

"Aku iki dudu wong jowo, aku iki dudu wong Solo, aku iki dudu Satrio Piningit. Tapi saya ini Ori: orang Indonesia," kata Anis dengan logat Jawa. [detik/pkspiyungan]

Wow, Ada Tempat Penitipan Anak di Kampanye PKS Batam

Untuk menekan pelanggaran yakni pelibatan anak-anak dalam kampanye, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyediakan tempat penitipan anak dalam kampanye terakhir di Lapangan Mega Leganda, Batam Kota.

Ketua panitia pelaksana Kampanye PKS, Prijanto Rabbani mengatakan, kampanye akbar yang dilaksanakan, Sabtu (5/4/2014) siang, memang sengaja menyediakan tempat penitipan anak.

"Sering di media berita miring terkait kampanye karena membawa anak-anak ke lokasi. Karena itu, kami berupaya untuk menekan imej negatif itu," kata Prjianto.

Selain itu kata Prjianto, ia mengakui bahwa para simpatisan PKS rata-rata memiliki anak dan tidak mungkin untuk ditinggal di rumah. "Lokasinya dipisah dengan lokasi kampanye," kata Prijianto.

Di area penitipan anak yang disediakan PKS, terdapat berbagai permainan anak, seperti balon sabun serta permain lain yang dijual untuk menghibur anak-anak. Selain itu, juga disediakan tempat berteduh bagi orangtua dan anak. [batamtoday]

Abdul Rahman: Lipat Gandakan Kerja-Kerja Kita

Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Rahman, Lc mengharapkan kepada seluruh kader PKS Kepri untuk terus melipatkan ganda kerja-kerjanya. Hal ini diungkapkannya pada saat berorasi di hadapan ribuan massa dan simpatisan PKS yang memadati lapangan Mega Legenda, Batam Center dalam rangka kampanye PKS putaran terakhir, Sabtu (5/4/2014).

"Supaya kita terus bahagia dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan politik kita ini adalah dengan meningkatkan terus kerja-kerja kita. Kerja ini tidak akan pernah berhenti, dia akan terus bergulir. Dan kerja-kerja dan pengorbanan yang kita lipatgandakan inilah yang akan menghadirkan kemenangan dari Allah Swt," katanya.

Abdul Rahman juga mengatakan bahwa dia melihat ada kebahagiaan di wajah-wajah para kader dan simpatisan PKS yang hadir memenuhi lapangan itu.

"Dari wajah yang nampak betapa berseri-serinya wajah antum (anda-red) sekalian. Ini adalah satu bukti tanda-tanda kemenangan kita, insya Allah," ungkap Abdul Rahman yang disambut pekikan takbir oleh para hadirin.

Menurut pria yang juga calon anggota DPRD Kepri ini kemenangan itu harus dihadirkan terlebih dahulu di jiwa-jiwa para kader PKS sebelum dia hadir di alam nyata.


"Inilah satu modal yang Allah Swt berikan kepada kita pada sore hari ini. Agar supaya kebahagiaan itu terus berada di dalam jiwa kita dalam melaksanakan pemenangan ini maka ada syarat-syarat yang harus kita penuhi," katanya.

Dia juga berharap kepada para kader PKS agar senantiasa ikhlas dalam berjuang.

"Ikhlaskan terus niat kita. Kita sudah banyak berjuang. Kita sudah banyak mengeluarkan uang. Kita sudah menggunakan watu-waktu kita. Kalau kita tidak ikhlas melaksanakan seluruh agenda-agenda politik kita ini, maka dia akan sia-sia," paparnya.

Sebelumnya Ketua DPD PKS Kota Batam Taufik Hermawan dalam orasinya mengatakan, ketika Allah Swt telah menjanjikan sebuah kemenangan, maka kita harus berusaha untuk mempertahankan kemenangan tersebut.

"Pesan Presiden PKS (Anis Matta-red) bahwa proses demokrasi hanya berlaku sampai tanggal 9 April. Setelah itu yang ada hanyalah perhitungan suara. Artinya, kerja-kerja kita selama lima tahun baik struktur, baik anggota dewan akan percuma ketika pada titik-titik krusial yaitu penghitungan suara ada tangan-tangan kotor dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab memainkan suara-suara kita yang sah, suara rakyat," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Taufik, pihaknya akan menginstruksikan kepada seluruh kader PKS agar pada 9 April nanti agar terus mengawasi proses penghitungan suara.

"Kita akan mati-matian mempertahankan suara, amanah rakyat yang telah diberikan kepada seluruh Caleg. Suara-suara itu akan kita kawal pada 9 April dan seterusnya," katanya.

Dia mengharapkan kepada seluruh kader PKS khususnya laki-laki agar setelah pencoblosan pada 9 April nanti tidak ada yang berdiam diri di rumah.

"Mohon seluruhnya untuk mengawasi TPS yang ada di lingkungannya masing-masing," katanya.

Sebelum dilangsungkannya kampanye PKS putaran terakhir ini, Kota Batam dan daerah lain yang ada di Provinsi Kepulauan Riau diguyur hujan yang cukup deras. Namun, menjelang waktu kampanye hujan reda sehingga ribuan kader dan simpatisan PKS bisa mengikuti acara ini.[dm/pksnongsa]


Wah, Ada Tempat Penitipan Anak di Kampanye PKS Batam

Ketua DPD PKS Kota Batam Taufik Hermawan mengatakan, ketika Allah Swt telah menjanjikan sebuah kemenangan, maka kita harus berusaha untuk mempertahankan kemenangan tersebut. Salah satunya dengan terus mengawal perolehan suara PKS pada Pemilu 9 April yang akan datang.

"Pesan Presiden PKS (Anis Matta-red) bahwa proses demokrasi hanya berlaku sampai tanggal 9 April. Setelah itu yang ada hanyalah perhitungan suara. Artinya, kerja-kerja kita selama lima tahun baik struktur, baik anggota dewan akan percuma ketika pada titik-titik krusial yaitu penghitungan suara ada tangan-tangan kotor dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab memainkan suara-suara kita yang sah, suara rakyat," ujar Taufik saat berorasi di hadapan ribuan kader dan simpatisan PKS pada kampanye terbuka putaran terakhir PKS di Lapangan Mega Legenda, Batam, Sabtu (5/4).

Oleh karena itu, lanjut Taufik, pihaknya akan menginstruksikan kepada seluruh kader PKS agar pada 9 April nanti agar terus mengawasi proses penghitungan suara.

"Kita akan mati-matian mempertahankan suara, amanah rakyat yang telah diberikan kepada seluruh Caleg. Suara-suara itu akan kita kawal pada 9 April dan seterusnya," katanya.

Dia mengharapkan kepada seluruh kader PKS khususnya laki-laki agar setelah pencoblosan pada 9 April nanti tidak ada yang berdiam diri di rumah.

"Mohon seluruhnya untuk mengawasi TPS yang ada di lingkungannya masing-masing," katanya.

Sementara itu Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Rahman, Lc dalam orasinya mengharapkan kepada seluruh kader PKS Kepri untuk terus melipatkan ganda kerja-kerjanya.

"Supaya kita terus bahagia dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan politik kita ini adalah dengan meningkatkan terus kerja-kerja kita. Kerja ini tidak akan pernah berhenti, dia akan terus bergulir. Dan kerja-kerja dan pengorbanan yang kita lipatgandakan inilah yang akan menghadirkan kemenangan dari Allah Swt," katanya.

Abdul Rahman juga mengatakan bahwa dia melihat ada kebahagiaan di wajah-wajah para kader dan simpatisan PKS yang hadir memenuhi lapangan itu.

"Dari wajah yang nampak betapa berseri-serinya wajah antum (anda-red) sekalian. Ini adalah satu bukti tanda-tanda kemenangan kita, insya Allah," ungkap Abdul Rahman yang disambut pekikan takbir oleh para hadirin.

Menurut pria yang juga calon anggota DPRD Kepri ini kemenangan itu harus dihadirkan terlebih dahulu di jiwa-jiwa para kader PKS sebelum dia hadir di alam nyata.

"Inilah satu modal yang Allah Swt berikan kepada kita pada sore hari ini. Agar supaya kebahagiaan itu terus berada di dalam jiwa kita dalam melaksanakan pemenangan ini maka ada syarat-syarat yang harus kita penuhi," katanya.

Dia juga berharap kepada para kader PKS agar senantiasa ikhlas dalam berjuang.

"Ikhlaskan terus niat kita. Kita sudah banyak berjuang. Kita sudah banyak mengeluarkan uang. Kita sudah menggunakan watu-waktu kita. Kalau kita tidak ikhlas melaksanakan seluruh agenda-agenda politik kita ini, maka dia akan sia-sia," paparnya.

Sebelum dilangsungkannya kampanye PKS putaran terakhir ini, Kota Batam dan daerah lain yang ada di Provinsi Kepulauan Riau diguyur hujan yang cukup deras. Namun, menjelang waktu kampanye hujan reda sehingga ribuan kader dan simpatisan PKS bisa mengikuti acara ini.[dm/pksnongsa]

Anis Matta Jadi Saksi Mualafnya Mudji Massaid

Written By pks batam on Kamis, 03 April 2014 | 11:29 AM

PKS BATAM -- Mudji Massaid, adik dari mendiang politisi Partai Demokrat Adji Massaid mengucapkan dua kalimat syahadat di pondok pesantren (Ponpes) Al-Chairaat Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Kamis (3/4/2014).

Mudji yang sosoknya sempat dikenal khalayak sebagai pendamping Angelina Sondakh ketika menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dituntun Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri bersyahadat.

Dalam acara pemualafan itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta hadir dalam acara itu. Anis mengaku bahagia cahaya Islam bisa mengantar Mudji ke gerbang mualaf. Ia senang, hidayah kepada Mudji menguat manakala ikut serta dalam beberapa kampanye yang PKS gelar jelang Pemilu 2014 ini.

"Sebetulnya secara pribadi belum kenal baik, tapi waktu ikut PKS dia ungkapkan ingin masuk Islam, jadi Alhamdulilah sekarang realisasinya Mualaf," ujar Anis. (ROL)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS BATAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger