Suara HNW-Anis Matta Selisih 0,3 Persen - PKS BATAM
Headlines News :
Home » » Suara HNW-Anis Matta Selisih 0,3 Persen

Suara HNW-Anis Matta Selisih 0,3 Persen

Written By pks batam on Minggu, 01 Desember 2013 | 8:01 AM

Pemilih mengamati kertas suara sebelum menuju bilik suara
PKS BATAM - Pesona Hidayat Nur Wahid (HNW) ternyata masih ampuh untuk menjadikan dirinya dipilih oleh mayoritas kader-kader PKS Batam. Meski sangat tipis, pada pemilihan raya (pemira) untuk menentukan capres RI dari PKS, suara HNW mampu menang atas "saingan" dekatnya, yaitu Muhammad Anis Matta dengan selisih hanya 0,3 persen. HNW mengantongi 199 suara atau 19,06 persen dan Anis Matta 196 suara atau 18,7 persen.

Saling kejar-kejaran suara itu tergambar saat penghitungan suara pemilihan raya (pemira) untuk memilih calon presiden Republik Indonesia dari PKS di Sekretariatnya, Ruko Taman Niaga, Sukajadi, Sabtu (30/11).

Pada pemira yang berlangsung sampai malam itu, Ketua FPKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid atau sering disebut HNW unggul tipis atas dua saingan dekatnya, yaitu Presiden PKS, Muhammad Anis Matta dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Sedang posisi keempat dan kelima ditempati oleh Menkominfo, Tifatul Sembiring dan Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno.

“HNW 199 suara (19,06 %), Anis Matta 196 (18,7%) dan Kang Aher 180 suara atau 17,2 % , Tifatul 124 suara dan Irwan Prayitno 93 suara. Sementara itu 17 nama lainnya memperoleh suara di bawah 8 persen dari 1044 total suara yang masuk,” terang Ketua DPD PKS Batam, Taufik Hermawan.

Lima nama di atas kemudian akan disampaikan ke DPP PKS yang kemudian majelis syuro akan menentukan calon tetapnya.

Taufik menjelaskan pemira adalah sistem demokrasi yang dibangun di PKS. Pemira diadakan tidak saja di dalam negeri, namun juga berlaku bagi kader-kader PKS yang berada di luar negeri.

Salah satu keunikan dari pemira capres RI dari PKS ini adalah seluruh kandidat yang ada semuanya tidak mencalonkan diri dan tidak berkampanye agar dirinya dipilih oleh kader, sehingga tidak ada uang yang bertebaran. Dalam pemira PKS juga tidak ada tradisi saling jegal antar kandidat.

Yang ada justru sebaliknya, yaitu para kader meneropong trade record, kapasitas dan kelayakannya untuk menjadi pemimpin bangsa. Karena dari 22 nama yang diajukan semuanya adalah calon yang lahir dari “rahim” PKS, bukan kader lompat pagar, sehingga seluruh kader sudah mengenal sepak terjang calon yang akan dipilihnya.
(isy)





Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS BATAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger